Kepopuleran tap dance di Indonesia tidak lepas dari Kerja keras sosok kharismatik Mr Edmund Genecela Gaerlan.
Edmund Genecela Gaerlan lahir pada tanggal 28 Agustus 1967 di Inabanga Filipina.
Kecintaannya dalam dibidang tari di mulai karena keinginannya untuk menjadi pemain sepak bola, menjadi pemain sepak bola profesional merupakan cita-cita yang di impikan Edmund Genecela Gaerlan sejak kecil, tetapi karena ada masalah keseimbangan di kakinya, Edmund Genecela Gaerlan harus menunda keinginannya.
Untuk memperbaiki kekurangannya ibunda Edmund G. Gaerlan memasukannya ke sekolah ballet, karena keinginan kuatnya untuk menjadi pemain sepak bola, membuat Edmund G. Gaerlan kecil mengikuti apa yang disarankan ibundanya.
Mulailah pada usia 8 tahun Edmund G. Gaerlan belajar tari ballet serta tap dance dan jazz dance di tahun-tahun berikutnya, dalam perjalanan waktu setelah berkali- kali pentas dan menerima tepuk tangan yg banyak, membuat Edmund G. Gaerlan mulai tertarik dengan dance dan melupakan cita-citanya menjadi pemain sepak bola.
Kesuksesannya di tari mulai terlihat, untuk mengukir pengalaman menarinya yang cukup luas di tempat kelahirannya, Inabanga Filipina, pada tahun 1987-1989, Edmund G. Gaerlan menjadi anggota Ballet Phillipines, Ballet Phillipines adalah Ballet Company terkemuka di Philipina. Tahun 1989 – 1992, Edmund G. Gaerlan bergabung menjadi anggota dan koreografer di Hotlegs Jazz Dance Company, dan juga anggota di Locsin Tap Ensemble.
Tahun 1992 – 1994 Edmund G. Gaerlan menjadi penari utama di Ballet Phillipines, dan meneruskan karir tarinya yang terus menanjak di Hongkong, sebagai penari utama di City Contemporary Dance Company.
Kemampuan dancenya yang tidak diragukan lagi membuat Edmund G. Gaerlan telah banyak menarikan karya-karya besar koreografer ternama dari bermacam-macam negara, seperti William Morgan (Scotlandia), Mikhail Kukharev (Rusia), Garth Weish (Australia), Bing dan Agnes Locsin (Philippines), Norman Walker & Adam Sage (USA), Helen Lai & Willie Tsao (Hong Kong), Laura Alonso (Kuba), Jurgen Otte (Belanda), Olivier Patey (Perancis).
Ketertarikannya dengan tari memotivasinya untuk banyak belajar dari koreografer ternama dunia seperti Mario Recto, Rene Novilena, Cecile Santos, Guilermo Gormez de Rivera.
Pada tahun 1995 Edmund G. Gaerlan pindah ke Indonesia, dan menjadi Director of Dancing Department di Jakarta International School senior high school ,
Karena masih sedikit dance academy di Jakarta serta potensi di untuk dance sangat baik. bersama dengan istri tercinta Yasinta Gaerlan, yang sama-sama mempunyai banyak pengalaman di bidang dance, sehingga pada tahun 1996 berdirilah sekolah tari Genecela Dance Centre, nama Genecela adalah nama tengah dan nama keluarga Edmund Genecela Gaerlan.
Genecela Dance Centre terdiri dari beberapa kelas yaitu Tap dance , Ballet , Modern Jazz Dance , HipHop – Street Funk, Latin dance, dan Salsa dance.
Saat ini Genecela Dance Centre adalah satu-satunya dance academy di Indonesia yang mengajarkan tap dance.
Sebagai referensi penting di baca Jakarta Globe






